Sabtu, 24 Januari 2009

Laskar ichijyou di musim panas

Kisah laskar ichijyou di musim panas

Ketika musim panas tiba pekerjaan jadi bertambah berat. Dengan bekerja di lapangan dengan suhu di atas 30 derajat Celcius sungguh sangat menghabiskan energi. Belum mulai bekerjapun perasaan sudah lelah, keringat bercucuran. Apalagi saat tatekata dan kerja Yane yaitu pasang taruki, kompane dan gamusuta wow…honto ni taihen desta…..demo mina mo gambarimashita desu ne…. Sudah lima tahun lebih hari-hari di Jepang kulalui, tapi masih segar dalam ingatan bagaimana aku menjalani rutinitas mendirikan rumah model Jepang berbahan kayu yang konon katanya bisa menahan gempa itu…. Mulai dari dodai sue, tatekata sampai kerja yane dan pindah ke gemba yang baru lagi…kadang ada rasa rindu untuk bekerja seperti itu lagi, walaupun memang berat tapi apabila kita bekerja dengan hati maka seberat apapun bisa kita nikmati. Pekerjaanku saat ini tidak beda jauh seperti saat di Jepang, aku bekerja di perusahaan jasa, di bidang pemasangan dan pemindahan mesin-mesin yang di impor dari Jepang, Itali, Jerman, Korea dan Negara-negara lainya. Konsumen perusahaanku adalah pabrik-pabrik milik orang asing dan salah satunya perusahaan Jepang semisal, PT. YAMAHA, MEIWA, AHM HONDA dan lain-lain. Seringnya bertemu sama klien-klien Nihong jing dan berkomunikasi dengan Nihong go jadi masa-masa belajar bahasa jepang di Jepang terasa bermanfaat hingga sekarang. Dalam pekerjaanku juga selalu menggunakan crane , forklift, alat-alat berat Hidrolic dan lain-lain. Berpindah-pindahnya lokasi kerja dan perjalanan yang kami lalui melewati jalan tol dari Jakarta ke Bandung atau Jakarta ke Bogor selalu mengingatkanku saat kami pindah dari satu gemba ke gemba lain. Dengan mobil Phanter yang aku sopiri dan alat-alat kerja di belakang beserta anak buahku yang selalu tidur dalam perjalanan aku jadi teringat kurashita san atau kitagawa san saat jadi sopir kami dan kami tinggal tidur dengan lelapnya tahu-tahu sudah sampai tujuan. Aku juga membayangkan jalan-jalan yang aku lalui seperti di Yokohama, Hamamatsu, Nagoya dan Himeji….oh dejavu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar